Laman
▼
Minggu, 04 Maret 2012
Oscar 2012 Dikritik Karena Tak Lirik 'Harry Potter' dan 'Twilight'
Kemewahan perhelatan Oscar 2012, 26 Februari lalu, ternyata meninggalkan sedikit ganjalan. Menurut beberapa orang, acara Academy Awards ke-84 itu sangat kurang unsur 'anak muda'. Sebagian besar pemenang dalam penghargaan itu memang jenis film serius yang biasanya kurang diminati oleh anak muda seperti "The Artist", "The Iron Lady" dan lain-lain.
Sejumlah pengamat film mengungkapkan seharusnya Oscar juga melirik film-film box office seperti "Harry Potter" dan "Twilight". "Harry Potter and the Deathly Hallows: Part II" memang mendapat dua nominasi, namun harus pulang dengan tangan hampa. Sedangkan "The Twilight Saga's Breaking Dawn Part I" yang berhasil meraup pendapatan USD 700 juta (sekitar Rp 6,37 triliun) di seluruh dunia tak mendapat tempat sama sekali.
"Sesungguhnya aku merasa sedikit kaget tak ada nuansa 'Harry Potter', padahal itu merupakan franchise yang disukai banyak orang dan ini adalah film terakhirnya," ujar Sara Vilkomerson penulis senior Entertainment Weekly. "Aku merasa kurangnya sentuhan anak muda (di Oscar)."
Sebenarnya, pihak Academy Awards sudah berusaha menarik perhatian generasi muda dengan memunculkan Justin Bieber di video pembukanya. Namun sejumlah pihak mengungkapkan itu masih kurang.
"Pihak Academy mungkin berusaha mencari jalan keluar masalah ketertarikan generasi muda ini, tapi video lucu Billy Crystal dan Justin Bieber tidak cukup untuk menyelesaikannya," ujar Brooke Tarnoff, editor senior Next Movie. "Memang susah menyenangkan penonton usia muda tapi tetap memberikan suara dengan integritas. Mungkin jawabannya adalah dengan memasukkan aktor-aktor muda sebagai anggota Academy sehingga mereka juga bisa memilihi film 'generasi muda'."
Sejumlah sineas Hollywood berharap "The Hunger Games" bisa menyelesaikan masalah ini tahun depan. Karena film pertarungan maut itu dianggap memiliki plot yang lebih berkualitas. Kita tunggu saja di Oscar 2013 mendatang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar